VENAMBAK Siap Wujudkan Budidaya Udang Cerdas Iklim di Sumbawa Bersama BPDLH
By Zefanya•16 April 2026
Setelah melalui serangkaian proses seleksi dan persiapan yang matang, langkah nyata menuju akuakultur Indonesia yang lebih hijau akhirnya diresmikan. Pada Selasa, 14 April 2026, PT Venambak Kail Dipantara secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama sebagai penerima manfaat pendanaan Proyek Low Carbon Development Initiative - Innovation and Technology Fund (LCDI-ITF) Tahap I.
Acara seremonial penandatanganan ini diselenggarakan di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta. Momen ini menjadi tonggak penting bagi Venambak dalam mempercepat inovasi teknologinya di tingkat nasional.
Kolaborasi Lintas Sektor
Penandatanganan ini merupakan wujud nyata kolaborasi strategis antara pemerintah, mitra pembangunan internasional, dan inovator teknologi. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) bersama empat direktur dari instansi penerima manfaat, yaitu PT Venambak Kail Dipantara, Universitas Hasanuddin, PT Jejak Enviro Teknologi, dan PT Sinar Hijau Ventures.
Lebih dari sekadar seremoni, agenda ini juga menjadi sarana memperkaya insight proyek melalui keterlibatan aktif berbagai pihak. Kehadiran lintas sektor ini mencakup jajaran pemangku kepentingan kunci dari berbagai kementerian serta Kepala Bappeda dari wilayah kerja para inovator, mulai dari Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, hingga Maluku, yang hadir sebagai penanggap. Diskusi ini memastikan bahwa setiap inovasi yang diusung selaras dengan agenda prioritas nasional dan kebutuhan daerah. Hal ini juga didukung oleh tujuan besar agar inovasi ini kelak dapat ditransformasikan menjadi kebijakan serta investasi hijau yang berdampak bagi Indonesia.
Solusi Cerdas Iklim untuk Petambak Tradisional
Dalam rangkaian agenda tersebut, Venambak juga memaparkan proposal proyek unggulannya secara komprehensif di hadapan para narasumber dan penanggap dari berbagai kementerian. Fokus pemaparan Venambak adalah implementasi "Budidaya Cerdas Iklim Udang Tradisional Plus dengan Energi Surya Terintegrasi Nursery Pond". Proyek yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa ini menawarkan solusi atas dilema yang sering dihadapi petambak tradisional: bagaimana meningkatkan produktivitas tanpa memperbesar jejak karbon dan membengkakkan biaya operasional.
Melalui integrasi panel surya sebagai sumber energi terbarukan dan fasilitas nursery pond untuk fase pendederan yang lebih terkontrol, Venambak menghadirkan ekosistem tambak yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Katalisator Akuakultur Berkelanjutan
Terpilihnya Venambak dalam proyek strategis LCDI-ITF ini semakin mengukuhkan positioning perusahaan bukan hanya sebagai penyedia alat tambak, melainkan sebagai mitra strategis penyedia solusi teknologi akuakultur yang presisi dan berkelanjutan.
Konsep "Tradisional Plus" yang dibawa Venambak menunjukkan pemahaman mendalam terhadap kondisi nyata di lapangan. Venambak tidak hadir untuk mengubah kebiasaan petambak, melainkan memberikan intervensi teknologi yang tepat guna. Dengan peresmian perjanjian kerja sama ini, Venambak siap mengeksekusi proyek di Sumbawa. Dukungan pendanaan dan tata kelola dari BPDLH akan dioptimalkan untuk memberdayakan masyarakat pesisir, menjaga kelestarian lingkungan, dan membuktikan bahwa produktivitas tinggi bisa dicapai bersamaan dengan komitmen pelestarian bumi.
Langkah operasional segera dimulai. Terus ikuti update terbaru dari lapangan bersama Venambak!
