VENAMBAK Gelar Transfer Teknologi Budidaya Udang Cerdas Iklim untuk Petambak Sumbawa

By Zefanya10 Mei 2026

VENAMBAK Gelar Transfer Teknologi Budidaya Udang Cerdas Iklim untuk Petambak Sumbawa

Sumbawa, 5 Mei 2026 - PT Venambak Kail Dipantara menggelar kegiatan sosialisasi dan Transfer Teknologi Budidaya Udang di Balai Pertemuan Dusun Omo, Desa Penyaring, Sumbawa, sebagai bagian dari proyek "Budidaya Cerdas Iklim Udang Tradisional Plus dengan Energi Surya Terintegrasi Nursery Pond" yang didukung pendanaan LCDI-ITF (Kerjasama Bapenas & Pemerintah Inggris, UK FCDO melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup, BPDLH) serta dukungan dari Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa, DKP Sumbawa, FUI (Forum Udang Indonesia), dan Unido GQSP.


Perubahan iklim terus menjadi ancaman nyata bagi produktivitas tambak udang tradisional Indonesia. Di tengah kondisi tersebut, Venambak hadir dengan pendekatan akuakultur cerdas iklim yang memadukan teknologi terbarukan dan manajemen budidaya berbasis data untuk mendorong efisiensi sekaligus menekan emisi karbon.


Berlangsung pada 4–5 Mei 2026, kegiatan ini dibuka dengan kunjungan lapangan dan survei bersama para ahli ke fasilitas Nursery Pond serta tambak grow out milik warga untuk memetakan tantangan secara langsung. Hasil observasi kemudian diintegrasikan ke dalam sesi transfer teknologi yang diikuti 41 petambak lokal (8 perempuan, 33 laki-laki).


CEO PT Venambak, Achmad Jerry, menegaskan:

"Kami berharap teknologi ini bisa membantu petambak tradisional menjaga hasil panen di tengah cuaca yang tak menentu, sekaligus membuat cara budidaya kita lebih ramah lingkungan dengan menekan emisi karbon."


Teknologi yang Diperkenalkan

Para petambak mendapat pendampingan teknis terkait ekosistem teknologi Venambak yang akan segera diinstal di kolam pembesaran, meliputi:

  • Aerator Venjet — sistem aerasi untuk menjaga kadar oksigen terlarut
  • Smart Feeder — penebar pakan otomatis yang dikontrol via smartphone untuk efisiensi FCR
  • Pemantauan Kualitas Air — sensor digital monitoring parameter air secara real-time
  • Manajemen Nursery Pond — sistem perawatan kolam pendederan untuk memperkuat imunitas benur
  • Energi Surya Terintegrasi — seluruh perangkat ditenagai panel surya untuk operasional hemat dan ramah lingkungan


Ketua Forum Udang Indonesia (FUI), Ir. Budhi Wibowo, menyebut penggunaan benur dari nursery pond (PL >20) terbukti meningkatkan Survival Rate sebesar 10–20%, yang berpotensi menekan Harga Pokok Produksi udang nasional.

Akademisi dari Universitas Muslim Indonesia, Ir. Muh. Saenong, menambahkan bahwa dengan perbaikan SOP budidaya, produksi tambak tradisional bisa melonjak dari rata-rata 300 kg menjadi hingga 1 ton per siklus.


Tentang PT Venambak Kail Dipantara


PT Venambak Kail Dipantara adalah perusahaan teknologi akuakultur berkelanjutan yang mengembangkan solusi terintegrasi untuk menjembatani produktivitas budidaya dengan konservasi lingkungan. Melalui inovasi di bidang blue carbon farming, silvofishery, integrasi energi bersih, climate smart aquaculture, serta nursery center, Venambak menghadirkan pendekatan menyeluruh dalam pengelolaan tambak yang tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.


Dengan memadukan teknologi presisi, digitalisasi tambak, serta transisi menuju energi terbarukan, Venambak membangun model budidaya yang lebih efisien, adaptif, dan ramah lingkungan. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa semakin menegaskan peran Venambak sebagai penggerak inovasi teknologi yang inklusif dengan memberdayakan pembudidaya skala kecil, meningkatkan daya saing daerah, serta memastikan ekosistem pesisir tetap lestari bagi generasi mendatang.