Digitalisasi Akuakultur Indonesia 2026: Potensi Kolaborasi Venambak dan KOMDIGI
By Zefanya•24 Februari 2026
Dalam upaya mempercepat digitalisasi akuakultur Indonesia, Venambak melakukan pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) pada tanggal 5 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membuka ruang kolaborasi antara inovator teknologi akuakultur dan pemerintah, khususnya dalam pengembangan ekosistem digital berbasis IoT dan AIoT untuk sektor perikanan dan ekonomi biru Indonesia.
Arah Baru Digitalisasi Tambak
Sebagai perusahaan yang mengusung visi Integrated & Sustainable Blue Economy, Venambak mengembangkan teknologi akuakultur yang telah terintegrasi dengan sistem Internet of Things (IoT) dan terus dikembangkan menuju AIoT.
Teknologi ini memungkinkan:
- Monitoring operasional tambak secara real-time
- Pengaturan perangkat dari jarak jauh melalui smartphone
- Penjadwalan otomatis sehingga lebih presisi
- Pencatatan konsumsi energi dan performa operasional
Venambak juga mengintegrasikan solar panel sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung transisi energi bersih di sektor akuakultur, sehingga:
- Mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional
- Menekan biaya operasional
- Meningkatkan efisiensi energi
- Mendukung dekarbonisasi tambak
Melalui kombinasi otomatisasi, kontrol jarak jauh, dan integrasi energi bersih, Venambak menghadirkan sistem tambak yang lebih efisien, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perubahan iklim.
Memperkuat Peran B2G dalam Ekonomi Biru
Sebagai perusahaan climate-smart aquaculture technology, Venambak siap mendukung pemerintah dalam:
- Digitalisasi tambak nasional
- Transisi energi bersih sektor perikanan
- Data-driven aquaculture
- Penguatan ketahanan komunitas pesisir
Potensi kolaborasi dengan KOMDIGI membuka peluang integrasi lebih luas antara infrastruktur digital nasional dan teknologi akuakultur berbasis IoT–AIoT. Venambak percaya bahwa masa depan akuakultur Indonesia bukan hanya soal produksi, tetapi tentang efisiensi energi, transparansi data, dan keberlanjutan jangka panjang.
