FAQ

FAQ

—–
Bagaimana menjadi bagian mitra Tambak Inti Venambak?
Mitra Tambak Inti adalah pemilik lahan tambak kosong ataupun belum produktif. Pemilik lahan berkeinginan untuk memiliki dan menguasai teknologi intensifikasi untuk diterapkan di lahannya.
—–
Bagaimana menjadi bagian mitra Tambak Warga Venambak?
Mitra tambak Warga adalah pemilik lahan terbatas yang ada di sekitar lahan tambak inti (dapat berupa pekarangan, ataupun lahan kosong). Pemilik lahan tambak Warga merupakan petambak yang pernah memiliki pengalaman dan pengetahuan bertambak, serta berkeinginan untuk dapat berbudidaya intensifikasi meski dalam lahan terbatas. Kendala pada umumnya, adanya keterbatasan daya listrik yang dimiliki lahan tambak Warga
—–
Manajemen teknologi seperti apa yang dikelola Venambak?
Venambak akan membantu pendampingan kelola proses operasional dari saat sebelum produksi, saat produksi, panen & paska panen yang menjadi prasyarat intensifikasi
—–
Kemitraan seperti apa antara Tambak Inti dan Tambak Warga?
Kendala pada umumnya yang terjadi pada tambak inti dalam menjalankan budidayanya adalah faktor sosial, lingkungan, ataupun keamanan tambak. Di lain sisi, petambak warga mengalami kesenjangan penguasaan teknologi akibat terbatasnya akses informasi, pengetahuan, ataupun dana pengadaan teknologi. Pendekatan program kemitraan yang dimediasi oleh Venambak; melalui pendekatan infrastruktur bersama lewat berbagi listrik. Pendekatan berbagi listrik diharapkan dapat menjembatani sedikit permasalahan dari lahan tambak inti & warga. Selanjutnya, tidak terbatas pada pemanfaatan listrik bersama, namun pemanfaatan teknologi lainnya guna menunjang keberlanjutan (sustainable) kawasan tambak
—–
Siapakah yang disebut pendana teknologi atau investor?
Pendana teknologi dapat berupa organisasi, divisi, individu, ataupun petambak pendana yang bekerja sama dengan Venambak
—–
Bagaimana pembagian hasil panen?
Pembagian akan dilakukan secara proporsi penyediaan dana serta pengelolaan operasi tambak
—–